{"id":1135,"date":"2026-08-13T10:46:53","date_gmt":"2026-08-13T10:46:53","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/?p=1135"},"modified":"2026-08-14T04:17:11","modified_gmt":"2026-08-14T04:17:11","slug":"pt-raharja-energi-cepu-dan-leads-indonesia-luncurkan-rumah-maggot-rancage","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/2026\/08\/13\/pt-raharja-energi-cepu-dan-leads-indonesia-luncurkan-rumah-maggot-rancage\/","title":{"rendered":"PT Raharja Energi Cepu dan Leads Indonesia Luncurkan Rumah Maggot Rancage"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tamansari | Jurnalissatu &#8211; PT Raharja Energi Cepu bersama Leads Indonesia resmi meluncurkan Rumah Maggot Rancage di Kampung Ramah Lingkungan (KRL) wilayah RW 08, Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Kamis (13\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk mengelola sampah organik secara mandiri sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari pengolahan sampah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan itu dihadiri Direktur PT Raharja Energi Cepu Alexandra Sinta Wahjudewanti, perwakilan Yayasan Leads Indonesia, Kepala UPT DLH Wilayah IV Kabupaten Bogor Doni Romadoni, perwakilan DLH Kecamatan Tamansari, pengurus KRL Rancage, serta masyarakat Desa Sukajadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Direktur PT Raharja Energi Cepu Alexandra Sinta Wahjudewanti mengatakan, program Rumah Maggot Rancage tidak hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan sampah organik di Sukajadi, tetapi diharapkan dapat dikembangkan ke wilayah lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTujuannya pengelolaan sampah organik tidak hanya di wilayah Sukajadi, tetapi juga bisa diterapkan di seluruh Indonesia. Kami ingin terus menyosialisasikan kepada masyarakat bagaimana sampah organik dapat dikelola dan memberikan manfaat,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" data-id=\"1136\" src=\"https:\/\/jurnalissatunews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260813_094001-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1136\" srcset=\"https:\/\/jurnalissatunews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260813_094001-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/jurnalissatunews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260813_094001-300x225.jpg 300w, https:\/\/jurnalissatunews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260813_094001-768x576.jpg 768w, https:\/\/jurnalissatunews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260813_094001-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/jurnalissatunews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260813_094001-2048x1536.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Exif_JPEG_420<\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Alexandra, PT Raharja Energi Cepu yang bergerak di bidang energi, khususnya minyak dan gas bumi (migas), memiliki sejumlah wilayah operasi, di antaranya Bojonegoro, Cepu, Jambi dan Madura.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, perwakilan PT Raharja Energi Cepu , Supriyanti Priandini, menjelaskan pemilihan Desa Sukajadi sebagai lokasi program dilakukan setelah pihaknya melakukan observasi terhadap kebutuhan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKenapa memilih Desa Sukajadi, karena kami bertemu dengan wadah yang tepat, yaitu Yayasan Leads Indonesia. Permintaan kami adalah melakukan observasi yang valid terhadap kebutuhan masing-masing desa,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, pengembangan Rumah Maggot Rancage untuk saat ini masih menjadi tahap awal dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan budidaya maggot serta dampaknya terhadap lingkungan dan sumber daya manusia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMungkin saat ini kita masih dalam posisi observasi. Tahun depan akan dilihat seberapa pesat perkembangannya. Kalau hasilnya baik, mungkin nanti bisa dikembangkan ke desa-desa lainnya. Target kita saat ini adalah lingkungan dan sumber daya manusia,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala UPT DLH Wilayah IV Kabupaten Bogor Doni Romadoni mengapresiasi hadirnya Rumah Maggot Rancage di Desa Sukajadi. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam menangani persoalan sampah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami sangat mengapresiasi adanya Rumah Maggot di Desa Sukajadi. Mudah-mudahan ini bisa ditularkan ke desa-desa lainnya, khususnya di Kecamatan Tamansari,\u201d kata Doni.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di tempat yang sama, Bidang Pengolahan Sampah KRL Rancage, Altayani, mengatakan Rumah Maggot Rancage dibangun melalui dukungan dari PT Raharja Energi Cepu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, budidaya maggot menjadi salah satu solusi untuk mengurangi sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan sampah sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIni merupakan bentuk stimulan untuk masyarakat. Ke depan bagaimana caranya kita menyadarkan masyarakat terkait pengolahan sampah,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menyebutkan, kondisi tempat pembuangan sampah yang semakin terbatas membuat masyarakat perlu mencari solusi agar sampah tidak seluruhnya dibawa keluar wilayah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBagaimana caranya sampah itu tidak dibawa keluar, tetapi harus menghasilkan sesuatu melalui pengolahan dan budidaya maggot,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Altayani menjelaskan, maggot dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, seperti ayam, bebek dan ikan. Sementara hasil sisa budidaya maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai media tanam sehingga memiliki nilai tambah bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMaggot bisa menjadi pakan ternak. Nantinya bisnis masyarakat bisa dikembangkan melalui budidaya ternak ayam, bebek maupun ikan. Sementara sisa dari budidaya maggot juga bisa dijadikan media tanam,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia berharap Rumah Maggot Rancage dapat berkembang dan menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat diterapkan di desa maupun kampung lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSemoga ini bisa berkembang ke desa-desa dan kampung-kampung lain, sehingga masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan,\u201d pungkasnya. Yudi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tamansari | Jurnalissatu &#8211; PT Raharja Energi Cepu bersama Leads Indonesia resmi meluncurkan Rumah Maggot Rancage di Kampung Ramah Lingkungan (KRL) wilayah RW 08, Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Kamis (13\/8\/2026). Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat untuk mengelola sampah organik secara mandiri sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari pengolahan sampah. Kegiatan itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1137,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[155],"tags":[],"class_list":["post-1135","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1135","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1135"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1135\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1143,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1135\/revisions\/1143"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}