{"id":716,"date":"2026-06-08T07:55:05","date_gmt":"2026-06-08T07:55:05","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/?p=716"},"modified":"2026-06-08T07:55:06","modified_gmt":"2026-06-08T07:55:06","slug":"tanggul-irigasi-palayangan-kembali-jebol-petani-dan-pembudidaya-ikan-di-ciherang-pondok-merugi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/tanggul-irigasi-palayangan-kembali-jebol-petani-dan-pembudidaya-ikan-di-ciherang-pondok-merugi\/","title":{"rendered":"Tanggul Irigasi Palayangan Kembali Jebol, Petani dan Pembudidaya Ikan di Ciherang Pondok Merugi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"747\" data-id=\"717\" src=\"https:\/\/jurnalissatunews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260608-WA0042.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-717\" srcset=\"https:\/\/jurnalissatunews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260608-WA0042.jpg 720w, https:\/\/jurnalissatunews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260608-WA0042-289x300.jpg 289w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Caringin | Jurnalissatu \u2013 Tanggul Irigasi Palayangan yang berada di Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kembali mengalami kerusakan parah. Padahal, saluran irigasi yang menjadi sumber utama pengairan bagi warga dan petani di Desa Ciherang Pondok itu telah mendapatkan penanganan pembangunan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor pada tahun 2025.Kerusakan yang terjadi pada awal Juni 2026 tersebut memicu kekecewaan masyarakat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejumlah petani menilai pembangunan tanggul sebelumnya tidak mampu memberikan solusi jangka panjang dan diduga tidak cukup kuat menghadapi kondisi alam di lokasi tersebut.Irigasi Palayangan memiliki peran vital bagi masyarakat di wilayah hilir. Selain mengairi ratusan hektare lahan pertanian, saluran ini juga menjadi sumber pasokan air bagi kolam perikanan warga yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua RW 03 Desa Ciherang Pondok, Ujang Suganda, mengatakan Irigasi Palayangan merupakan satu-satunya jalur pengairan yang mengalir ke wilayahnya. Akibat jebolnya tanggul, pasokan air terputus dan berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian serta perikanan warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Irigasi ini merupakan urat nadi bagi warga kami. Air yang mengalir dari sini digunakan untuk mengairi sawah dan kolam ikan masyarakat. Ketika tanggul kembali rusak, otomatis pasokan air terputus dan dampaknya langsung dirasakan warga,&#8221; ujar Ujang, Senin (8\/6\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Ujang, selama bertahun-tahun masyarakat bersama Pemerintah Desa Ciherang Pondok telah berulang kali melakukan perbaikan darurat secara swadaya menggunakan karung dan gentong untuk menahan aliran air agar pasokan ke wilayah mereka tetap berjalan.&#8221;Selama ini warga bersama kepala desa sering patungan untuk memperbaiki tanggul secara darurat menggunakan gentong. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya yang sudah dikeluarkan mencapai puluhan juta rupiah. Semua dilakukan agar sawah dan kolam ikan warga tetap mendapatkan air,&#8221; ungkapnya.Namun, upaya tersebut hanya menjadi solusi sementara. Saat debit air meningkat atau terjadi hujan deras, bangunan darurat yang dibuat warga kembali rusak sehingga persoalan terus berulang dari tahun ke tahun.Dampak kerusakan tanggul kali ini pun cukup serius. Ribuan ikan milik petani tambak dilaporkan mati akibat berkurangnya debit air. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi tersebut menyebabkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit bagi para pembudidaya ikan.Selain sektor perikanan, ancaman kekeringan mulai menghantui para petani. Ratusan hektare lahan persawahan yang bergantung pada aliran Irigasi Palayangan terancam tidak mendapatkan pasokan air yang cukup untuk masa tanam mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas umum yang membutuhkan suplai air juga berpotensi terdampak apabila kerusakan tanggul tidak segera ditangani oleh instansi terkait.Ujang menilai perbaikan yang dilakukan Dinas PU Kabupaten Bogor pada tahun 2025 lalu seolah sia-sia karena hanya mampu bertahan dalam waktu singkat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia berharap pemerintah segera melakukan penanganan darurat sekaligus mengevaluasi kualitas pembangunan sebelumnya.&#8221;Kami meminta pemerintah serius menangani persoalan ini. Jangan sampai setiap tahun diperbaiki, tetapi setiap tahun pula rusak kembali. Yang dirugikan adalah masyarakat, petani, dan pembudidaya ikan yang menggantungkan hidup dari irigasi ini,&#8221; tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keluhan serupa disampaikan Yudi, warga Desa Ciherang Pondok. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera mengambil langkah cepat untuk memulihkan fungsi Irigasi Palayangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan pembangunan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Bagi warga Ciherang Pondok, keberadaan Irigasi Palayangan bukan sekadar saluran air biasa, melainkan sumber kehidupan yang menopang sektor pertanian, perikanan, dan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Karena itu, kami berharap pemerintah tidak lagi melakukan penanganan sementara, melainkan membangun tanggul yang kokoh dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,&#8221; keluhnya. Sisca<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Caringin | Jurnalissatu \u2013 Tanggul Irigasi Palayangan yang berada di Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, kembali mengalami kerusakan parah. Padahal, saluran irigasi yang menjadi sumber utama pengairan bagi warga dan petani di Desa Ciherang Pondok itu telah mendapatkan penanganan pembangunan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor pada tahun 2025.Kerusakan yang terjadi pada awal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[155],"tags":[],"class_list":["post-716","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/716","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=716"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/716\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":718,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/716\/revisions\/718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=716"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=716"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalissatunews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=716"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}