Caringin | Jurnalissatu – Padepokan Tunas Muda Indonesia akan menggelar Festival Pencak Silat Tunas Muda Indonesia Cup 1 Tahun 2026, sebuah ajang kompetisi pencak silat yang mempertemukan atlet dari berbagai perguruan se-Bogor Raya.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 14–15 November 2026, bertempat di Padepokan Simha Tantra Gede Nitis. Panitia menargetkan keikutsertaan hingga 450 atlet, dengan pendaftaran akan ditutup apabila kuota peserta telah terpenuhi.
Ketua Padepokan Tunas Muda, Pahrudin, mengatakan, festival tersebut diselenggarakan tidak semata-mata untuk mencari juara, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet pencak silat sejak usia dini.
Menurut Pahrudin, kompetisi menjadi salah satu sarana penting bagi atlet untuk mengukur hasil latihan, meningkatkan mental bertanding, sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi pesilat dari perguruan lain.
“Kami ingin Festival Tunas Muda Indonesia Cup ini menjadi wadah pembinaan sekaligus kompetisi yang sehat bagi para pesilat muda. Selain mengejar prestasi, kami juga ingin mempererat silaturahmi antar perguruan pencak silat se-Bogor Raya,” ujar Pahrudin, Minggu (6/9/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dapat memperoleh dukungan dari berbagai pihak sehingga pelaksanaannya mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan olahraga pencak silat, khususnya di wilayah Bogor Raya.
”Festival Pencak Silat Tunas Muda Indonesia Cup 1 2026 membuka pertandingan dalam tiga kelompok usia, yaitu Usia Dini 6–12 tahun, Pra Remaja 13–15 tahun, dan Remaja 16–22 tahun,” jelasnya.
Pembagian kategori tersebut lanjut dia, dapat memberikan ruang kompetisi yang sesuai dengan jenjang usia dan perkembangan atlet. Dengan demikian, para peserta dapat bertanding secara sportif sekaligus memperoleh pengalaman berharga dalam menghadapi pertandingan.
”Selain memperebutkan prestasi, panitia juga telah menyiapkan sejumlah penghargaan bagi peserta dan pemenang. Benefit yang disediakan meliputi Piala Juara Umum, Sertifikat Juara, Piagam Peserta, Medali, serta Uang Pembinaan,” ucapnya.
Guna meningkatkan motivasi peserta dia menambahkan, panitia menyiapkan uang pembinaan bagi tiga besar Juara Umum.
”Juara Umum 1 akan memperoleh uang pembinaan sebesar Rp3.000.000, Juara Umum 2 Rp2.000.000, sedangkan Juara Umum 3 Rp1.500.000. Adapun biaya registrasi peserta ditetapkan sebesar Rp100.000 untuk perorangan, Rp200.000 untuk berpasangan, dan Rp300.000 untuk pendaftaran berkelompok,” tambahkanya.
Panitia membuka pendaftaran mulai 6 September hingga 6 November 2026. Pendaftaran dilakukan secara offline dan akan ditutup lebih awal apabila kuota 450 atlet telah terpenuhi.
Sementara itu, technical meeting dijadwalkan pada 7 November 2026, sebelum pelaksanaan pertandingan pada 14–15 November 2026.
Pahrudin kembali mengajak seluruh perguruan pencak silat di wilayah Bogor Raya untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari proses pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.
“Kami berharap seluruh perguruan dapat berpartisipasi. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar, menjunjung tinggi sportivitas, dan mampu melahirkan atlet-atlet pencak silat berprestasi yang nantinya dapat membawa nama baik daerah,” pungkasnya. Yudi




























































