Bogor | Jurnalissatunews – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mendorong yayasan penyelenggara pendidikan swasta untuk meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Seminar Sehari Tata Kelola Perpajakan bagi Yayasan Penyelenggara Pendidikan yang digelar Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bogor, Selasa (27/10/2026).
Di sela-sela padatnya agenda pemerintahan, Dedie menyempatkan diri hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Salak. Ia bahkan berjalan kaki dari Balai Kota Bogor untuk memenuhi janjinya menghadiri seminar tersebut.
Meski tidak sempat membuka acara secara resmi karena agenda yang cukup padat, Dedie menyampaikan apresiasi kepada BMPS Kota Bogor yang terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Bogor melalui berbagai kegiatan untuk mendorong peningkatan akses dan kualitas pendidikan.
Menurutnya, tema seminar tersebut relevan dengan pentingnya pemahaman perpajakan, khususnya bagi yayasan penyelenggara pendidikan.
“Saya senang dan mendorong para penyelenggara yayasan untuk taat pajak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BMPS Kota Bogor, Ade Sarip, mengatakan bahwa BMPS sebagai organisasi yang mewadahi yayasan penyelenggara pendidikan swasta akan terus menjalankan fungsi advokasi dan memberikan pelayanan kepada para anggotanya.
“Sejak saya memimpin BMPS, saya mengajak teman-teman pengurus untuk menjadikan BMPS sebagai organisasi yang bermanfaat sebanyak mungkin untuk para anggota,” kata Ade.
Ia menjelaskan, sepanjang 2026, BMPS Kota Bogor telah menyelenggarakan dua kegiatan utama yang mendapat respons positif dari para pengurus yayasan penyelenggara pendidikan swasta di Kota Bogor.
Pada September 2026, BMPS menggelar Seminar Penguatan Pemahaman Hukum Yayasan dengan menghadirkan praktisi hukum lulusan Universitas Indonesia serta perwakilan Biro Hukum Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Selanjutnya, pada 27 Oktober 2026, BMPS kembali mengadakan Seminar Tata Kelola Perpajakan Yayasan dengan mengusung tema “Bentuk Transparansi Yayasan untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan”. Kegiatan ini menghadirkan konsultan tingkat nasional sebagai narasumber.
Sekretaris BMPS Kota Bogor, Syabar, menambahkan bahwa seluruh kegiatan tersebut telah dirancang dalam rapat kerja organisasi. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai rencana, BMPS membentuk panitia pada setiap kegiatan yang telah disusun dalam program kerja tahunan.
“Para panitia adalah orang yang sigap bekerja dan kompak melaksanakan tugasnya,” pungkas Syabar saat diwawancarai media.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BMPS Kota Bogor berharap dapat memperkuat kapasitas pengelolaan yayasan pendidikan swasta, baik dari sisi hukum maupun perpajakan, sehingga tata kelola yang transparan dan akuntabel dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan. Yudi




























































