Bogor | Jurnalissatu – Infrastruktur jalan yang baik merupakan salah satu penunjang utama kelancaran aktivitas masyarakat. Selain menjadi akses transportasi, jalan juga berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, pembangunan dan pemeliharaan jalan menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat. Jalan yang terawat dengan baik akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna, sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.
Namun, kondisi berbeda terlihat pada salah satu ruas jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan berupa lubang dengan ukuran yang bervariasi. Kerusakan itu tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Pada siang maupun malam hari, para pengguna jalan terpaksa mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi tersebut. Bahkan, tidak sedikit pengendara yang harus bermanuver untuk menghindari lubang di tengah jalan. Kondisi ini tentu meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih saat hujan turun karena lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat.
Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak pada kelancaran mobilitas masyarakat. Ruas jalan tersebut merupakan akses yang setiap hari digunakan warga untuk berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah, mengangkut hasil pertanian, hingga mendistribusikan barang kebutuhan. Akibatnya, perjalanan menjadi lebih lambat dan biaya operasional kendaraan pun meningkat karena kendaraan lebih cepat mengalami kerusakan.
Kondisi jalan yang baik juga menjadi faktor penting dalam mendukung sektor pariwisata di Kecamatan Tamansari. Wilayah ini dikenal memiliki beragam destinasi wisata alam, tempat hiburan, hingga perhotelan yang setiap akhir pekan maupun musim liburan ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.
Kelancaran akses jalan menjadi salah satu penentu kenyamanan pengunjung saat menuju lokasi wisata. Apabila kondisi jalan rusak dan berlubang, tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga dapat mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung serta berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata, perdagangan, kuliner, dan jasa.
Oleh karena itu, perbaikan infrastruktur jalan dinilai menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan pariwisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Tamansari.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor melalui dinas terkait dapat segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang rusak tersebut. Penanganan dini dinilai penting agar kerusakan tidak semakin meluas, yang pada akhirnya membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.
Salah seorang warga mengatakan, kondisi jalan berlubang sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, keberadaan lubang di badan jalan sangat membahayakan, terutama pada malam hari ketika pencahayaan minim dan saat hujan turun.
“Kalau bisa segera diperbaiki. Jalan ini setiap hari ramai dilalui masyarakat. Kami khawatir akan terjadi kecelakaan apabila dibiarkan terlalu lama,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Masyarakat juga berharap pemerintah tidak hanya melakukan penambalan sementara, tetapi melakukan perbaikan secara menyeluruh agar kualitas jalan lebih baik dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur penghubung yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah Kecamatan Tamansari.
Perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang harus terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Dengan kondisi jalan yang baik, mobilitas masyarakat akan semakin lancar, keselamatan pengguna jalan lebih terjamin, serta aktivitas ekonomi dapat berjalan secara optimal.
Warga pun berharap aspirasi mereka segera mendapat respons sehingga perbaikan jalan dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Penulis : Franky Ibrahim
Mahasiswa S2 politek sahid
Dosen pembimbing Ibu Suci Sandi Wachyuni, S.TP, MM, CHE.





















































